Laporan Sejarah Keperawatan Dunia dan Indonesia

LAPORAN

“SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN DI DUNIA

 DAN INDONESIA”

Ditujukan untuk memenuhi tugas Konsep Dasar Keperawatan

Dosen Pengajar : Ns. Gad Datak, M.Kep,Sp.MB

 

poltekes-warna

Disusun Oleh :

Kelompok VIII

  1. Bri Yudistira                  (PO. 62.20.1.13.058)
  2. Eva Madariansya         (PO. 62.20.1.13.067)
  3. Mulianti                          (PO. 62.20.1.13.076)
  4. Ria Resti Arista              (PO. 62.20.1.13.085)
  5. Wiro Susanto                 (PO. 62.20.1.13.094)

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN

POLITEKNIK KESEHATAN

 KEMENKES PALANGKARAYA

Reguler XVI B 2013

 

——————————————————————————————————–

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr.Wb

             Segala puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan hidayah-Nya tim penulis akhirnya dapat menyelesaikan Laporan “Sejarah Perkembangan Keperawatan di dunia dan di Indonesia”. Adapun laporan ini dibuat adalah untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah dari Bapak. Ns. Gad Datak, M.Kep,Sp.MB  selaku dosen Mata Kuliah  KDK (Konsep Dasar Keperawatan), yang diselesaikan sesuai sumber yang diberikan dalam penugasan.

                 Karena proses penulisan Laporan ini masih jauh dari  sempurna, tim penulis membuka diri untuk menerima berbagai masukan dan kritik demi perbaikan dalam pembuatan Laporan di masa yang akan mendatang. Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

 

Palangkaraya, 12 September 2013

Bri yudistira

 ———————————————————————————————————————-

SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN DI DUNIA

 DAN INDONESIA”

              Pelayanan keperawatan sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan pelayanan kesehatan secara keseluruhan sudah dikenal jauh sebelum kemerdekaan bahkan sudah lama dikenal di dunia. Sejarah perkembangan keperawatan dapat dilihat dari dua tinjauan : pertama, ditinjau dari perkembangan keperawatan di dunia dan kedua, perkembangan keperawatan di Indonesia.

Sejarah Perkembangan Keperawatan di Dunia

Perkembangan keperawatan di dunia dapat diawali sejak zaman manusia itu diciptakan (manusia itu ada) di mana pada dasarnya manusia diciptakan telah memiliki naluri untuk merawat diri sendiri sebagai contoh Seorang Ibu mempunyai naluri keperawatan terhadap anaknya dengan menyusui istilah ini disebut juga mother instinct. Adapun perkembangan Keperawatan meliputi :

  1. Zaman Purba

Paham animisme tentang Kekuatan Mistik mempengaruhi kehidupan manusia dizaman purba dimana paham ini manusia meyakini sakit penyakit disebabkan oleh Kekuatan alam atau pengaruh kekuatan gaib. “Jiwa yang baik membawa kesehatan, jika yang jahat membawa kesakitan dan kematian” (Calor, Taylor, Lilis dan lemone, 1997). Pada zaman ini peran tabib dan perawat jelas berbeda, tabib adalah medicineman yang mengobati penyakit dengan cara melantunkan lagu, mantra dan sebagainya (Dolan, Fitzpatrick dan Herman, 1983). Dan peran perawat biasanya ditunjukan oleh Ibu yang merawat familinya sewaktu sakit dengan memberi perawatan fisik dan memberi obat dari tumbuh-tumbuhan, peran ini diteruskan sampai sekarang.

  1. Zaman Keagamaan

Pada zaman ini, Kuil menjadi pusat perawatan medis sebab orang percaya bahwa penyakit disebabkan oleh dosa dan kutukan Tuhan. Dan pemimpin agama yang berperan sebagai Tabib

  1. Permulaan Masehi

Pada permulaan masehi, agama Kristen mulai berkembang. Pada masa ini keperawatan mengalami kemajuan yang berarti seiring dengan perkembangan agama Kristen. Organisasi wanita pertama dibentuk Deaconesses, mengunjungi orang-orang sakit dan anggota keagamaan laki-laki memberikan perawatan serta mengubur orang mati. Kemajuan profesi keperawatan ini juga terlihat jelas dengan berdirinya rumah sakit terkenal di Roma yang bernama Monastic Hospital. Dengan kelengkapan fasilitas berupa bangsal-bangsal untuk perawatan orang sakit, cacat dan miskin serta yatim piatu.

Seperti halnya di Eropa, pada pertengahan abad VI masehikeperawatan juga berkembang di benua Asia. Tepatnya di timur tengahseiring dengan perkembangan agama Islam. Tokoh keperawatan yangterkenal di dunia Arab pada masa ini adalah Rafidah.

  1. Permulaan Abad XVI

Struktur dan orientasi masyarakat berubah dari orientasi keagamaan menjadi orientasi pada kekuasaan, yaitu perang, eksplorasikekayaan alam, serta perkembangan pengetahuan. Akibatnya banyak gereja dan tempat ibadah ditutup, padahal tempat ini digunakan oleh ordo-ordo keagamaan untuk merawat orang sakit. Kondisi ini sangatberpengaruh terhadap perkembangan keperawatan. Untuk memenuhi kebutuhan perawat, wanita yang pernah melakukan kejahatan dan telah berobat dapat diterima bekerja sebagai perawat. Akibat reputasi yang jelek ini, perawat menerima gaji yang rendah dengan jam kerja lama pada kondisi yang buruk (Taylor C.,dkk, 1989)

  1. Zaman sebelum Perang Dunia II

Florence Nightingale (1820-1910) merupakan tokoh pembaharuperawatan pada saat itu dan bahkan sering disebut Ibu Perawatan. Padawaktu itu, Florence Nightingale sudah menyadari pentingnya suatu sekolah untuk mendidik para calon perawat, agar dapat diberikanpengetahuan, keterampilan dan pembinaan mental sehingga dihasilkantenaga perawatan yang berbudi luhur, berpengetahuan luas dan terampildalam melaksanakan perawatan. Beliau menetapkan struktur dasar sebagai prasyarat dalam pendidikan perawat :

a.Mendirikan sekolah perawat.

b.Menentukan tujuan pendidikan perawat

c.Menetapkan pengetahuan yang harus dimiliki para calon sebagai

   dasar  perawatan.

Di samping itu, Florence Nightingale telah berpendapat bahwa.

a.Perlu persiapan pendidikan  yang   berlainan  bagi   perawat   pelaksana

   dan perawat administrator atau supervisor.

b.Perlu diperhatikan bahwa   harus   ada  perubahan   tentang   jam   kerja

   perawat yang waktu itu  berlangsung   12   jam/hari dan 7 hari / minggu.

c.Perlu diperhatikan peningkatan pendapatan perawat setiap 6 bulan, mengingat beban dan tanggung jawab mereka.Namun, secara menyeluruh perkembangan perawat dari zaman Florence Nightingale sampai pecah perang dunia II dinilai sangat kecilatau hampir tidak ada perubahan. Oleh Karena itu, masa ini sering disebutsebagai masa pemeliharaan.

  1. Masa selama Perang Dunia II

Masa selama Perang Dunia II ini tekanan bagi dunia pengetahuan dalam penerapan teknologi akibat penderitaan panjang sehingga perlu meningkatkan diri dalam tindakan perawat mengingat penyakit dan korban perang yang beraneka ragam.

  1. Masa Pasca Perang Dunia II

Akibat Perang dunia II yang mengakibatkan banyaknyapenderitaan bagi penduduk dunia telah menggugah semua pihak untuk memperbaiki keadaan dunia. Dasar pemikiran semula, “the nurse must  give total patient care” dalam arti sempit telah berkembang, dalam artiluas perawat lebih menyadari atas makna totality of the individual client dari sebelumnya. Oleh karena itu terjadi perubahan dari perawat bekerjasendiri menjadi bekerja team.

Dalam dekade ini telah dilancarkan perjuangan untuk pengakuan keperawatan sebagai profesi. Lucille Brown (1948) menulis sebuahlaporan tentang pengakuan perawat sebagai profesi merupakan titik tolak yang besar untuk kehidupan perawat dan profesi perawat. Iamemperhatikan penghargaan pada perawat dalam kaitannya dengantanggung jawab sebagai penyelenggara pelayanan perawatan yangbermutu. Untuk itu disadari perlunya suatu pengelolaan pelayanankeperwatan yang baik untuk menjamin mutu dan sekaligus tersedia alatevaluasi keperawatan tersebut

  1. Periode tahun 1950

Pada masa itu keperawatan sudah mulai menunjukkan perkembangan khususnya penataan pada sistem pendidikan. Hal tersebut terbukti di negara Amerika sudah dimulai pendidikan setingkat master dan doktoral. Kemudian penerapan proses keperawatan sudah mulai dikembangkan dengan memberikan sis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

Sejarah Perkembangan Keperawatan di Indonesia

Seperti halnya perkembangan keperawatan di dunia pada umumnya perkembangan keperawatan di Indonesia juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan sosial dan ekonomi, Penjajahan pemerintah kolonial Belanda Inggris dan Jepang seta sutuasi pemerintahan Indonesia setelah merdeka mewarnai perkembagan keperawatan di Indonesia, Perkembangan itu pada hakekatnya dapat dibedakan atas dua masa yaitu masa sebelum kemerdekaan dan masa setelah kemerdekaan.

Masa Sebelum Kemerdekaan

Pada masa itu Negara Indonesia masih dalam penjajahan Belanda. Perawat berasal dari Indonesia disebut sebagai Verpleger dengan dibantu oleh zieken oppaser sebagai penjaga orang sakit, perawat tersebut pertama kali bekerja di rumah sakit Binnen Hospital yang terletak di Jakarta pada tahun 1799 yang ditugaskan untuk menjaga kesehatan tentara dan staf Belanda. Maka tidak diikuti perkembangan dalam keperawatan.

              Kemudian pada masa penjajahan Inggris yaitu Rafless, mereka memperhatikan kesehatan rakyat dengan moto “Kesehatan adalah milik manusia dan pada saat itu pula telah diadakan berbagai usaha dalam memelihara kesehatan diantaranya usaha pengadaan pencacaran secara umum, membenahi cara perawatam pasien dengan gangguan jiwa dan memperhatikan kesehatan para tawanan.

              Beberapa rumah sakit dibangun khususnya di Jakarta yaitu pada tahun 1819, didirikan rumah sakit Stadsverband kemudian pada tahun 1919 rumah sakit tersebut pindah ke Salemba dan sekarang dikenal dengan nama RSCM ( Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo), kemudian diikuti rumah sakit milik swasta. Pada tahun 1942-1945 terjadi kekalahan tentara sekutu dan kedatangan tentara Jepang. Perkembangan keperawatan mengalami kemunduran.

Masa setelah Kemerdekaan

Pada tahun 1949 telah banyak rumah sakit yang didirikan serta balai pengobatan dan dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan pada tahun 1952 didirikan sekolah perawat, kemudian pada tahun 1962 telah dibuka pendidikan keperawatan setara dengan diploma. Pada tahun 1985 untuk pertama kalinya dibuka pendidikan keperawatan setingkat dengan sarjana yang dilaksanakan di Universitas Indonesia dengan nama Program Studi Ilmu Keperawatan dan akhirnya dengan berkembangnya ilmu keperawatan, maka menjadi sebuah Fakultas keperawatan dan beberapa tahun kemudian diikuti berdirinya Pendidikan keperawatan setingkat S1 diberbagai Universitas Indonesia seperti di Badung, Yogyakarta, Surabaya dll bahkan sampai ditingkat provinsi telah memiliki Fakultas Keperawatan.

 ———————————————————————————————————————-

PENUTUP

 

            Keperawatan dalam arti merawat orang sakit sudah dikenal sejak zaman purba, dalam perkembangannya keperawatan mengalami beberapa pergeseran pandagan, yaitu yang diawali dari pandangan keperawatan sebagai pelayanan vokasional dan hanya perpanjangan tangan tenaga medis kepada keperawatan sebagai pelayanan profesional.

            Keperawatan sebagai profesi di Indonesia mulai di sadari pada awal tahun 1983 yaitu setelah disepakatinya keperawatan berada pada jenjang pendidikan tinggi. Sejak tahun itulah terjadi proses profesionalisasi di bidang keperawatan yang berlangsung sampai sekarang. Keperawatan sebagai suatu profesi saati ini sudah semakin jelas, hal ini dapat dilihat dari perkembangan pendidikan tinggi keperawatan, perkembangan konsep da perangkat hukum yang mengatur tentang praktik keperawatan profesional hingga saat ini belum dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat luas.

  ———————————————————————————————————————-

 DAFTAR PUSTAKA

Aziz Alimul H, 2008. Pengantar Konsep Dasar  Keperawatan  

                   Jakarta : Salemba Medika

Kozier, B. 1998.  Concepts and IssuesMento Park California:

Addison Wesley Publishing Company, Inc.

Gaffar, LOJ. 1999. Pengantar Keperawatan Profesional.

Jakarta : EGC

Artikel keperawatan : http://id.scribd.com  suhaeri. 2011 “Sejarah Keperawatan”  STIKES : Ngudi Waluyo Ungaran

 ———————————————————————————————————————-

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL……………………………………………………       i

DAFTAR ISI………………………………………………………………       ii

KATA PENGANTAR………………………………………………….       iii

ISI

a). Sejarah Perkembangan Keperawatan di Dunia

1. Zaman Purba …………………………………………………..            1

2. Zaman Keagamaan …………………………………………..           1

3. Zaman Masehi………………………………………………….           2

4. Permulaan Abad XVI ………………………………………..          2

5. Masa sebelum Perang Dunia II…………………………….          2

6. Masa selama Perang Dunia II……………………………….         3

7. Masa Pasca Perang Dunia II………………………………..          3

8. Periode tahun 1950……………………………………………           4

b). Seharag Perkembangan Keperawatan di Indonesia

     1. Masa sebelum Kemerdekaan ……………………………..           4

2. Masa setelah Kemerdekaan ……………………………….           5

PENUTUP…………………………………………………………………..      iv

DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………….       v

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Kategori

  • BARNNER

  • %d blogger menyukai ini: