Putra Barito tembus Dumas Prov ke Tingkat Nasional 2014

JAKARTA– Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional menggelar pemilihan Duta Mahasiswa Generasi Berencana (Dumas GenRe) Putra dan Putri Tingkat Nasional 2014. Kegiatan yang diikuti oleh 33 Provinsi di Indonesia yang masing masing Provinsi mengirimkan 1 Pasang Duta Mahasiswa Putra dan Putri,

Kawula muda yang berkumpul dari Sabang sampai Merauke dari Miamas hingga Pulau Rate mengencarkan program GenRe dengan sharing dan berbagi informasi dalam giat Sosialisasi dan Penyuluhan yang dilaksanakan. Pada kesempatan ini Kalimantan Tengah juga ambil bagian dalam giat Generasi Muda yang muda yang berencana. Bri Yudistira (Kelahiran Ampah 1995) dan Helnida Zaini (Kelahiran Palangkaraya 1995) yang merupakan Pemenang Pemilihan Duta Mahasiswa Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2014 dan pada tanggal. 30 September – 4 Oktober 2014 telah mengikuti kegiatan Pemilihan Duta Mahasiswa Tingkat Nasional 2014 di Jakarta yang bertempat di Hotel Royal Kuningan Jakarta Selatan.

“Suatu, kesempatan yang luar biasa saya dapat menjadi perwakilan Kal-Teng untuk membagikan informasi dan berbagi pengalaman serta bertemu dengan teman-teman dari 33 Provinsi di Indonesia. Puji Tuhan, bersyukur atas kesempatan yang Tuhan berikan saya asal dari daerah tepatnya disebuah kecamatan kecil di Kab.Barito Timur mendapat kesempatan untuk bertemu dengan Generasi – generasi muda yang hebat merupakan suatu anugerah. walaupun dalam Kegiatan Kal-Teng belum mendapat kan Bonus/ Juara, Menang/ kalah adalah hal biasa dan bonus, karena Dumas-dumas dari masing-masing Provinsi inilah Pemenang yang sesungguhnya”. ujar Bri Yudistira. 

“Menjadi pribadi yang terus memperbaharui diri dan mengembangkan kemampuan berusaha menjadi Motivator bagi kawula muda merupakan suatu keinginan dalam diri, dan juga menginginkan PIK-R dan PIK-M terus berkembang karena sesungguhnya PIK-R / PIK-M merupakan wadahnya para remaja sesungguhnya, di banding organisasi remaja lain”. ujar Helnida 

Berikut :

Duta Mahasiswa GenRe BKKBN dalam Pusaran Kampanye Pendewasaan Usia Perkawinan

berikut foto-foto yang dapat dibagikan beberapa dari kegiatan “Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe Tingkat Nasional 2014” : 

“Dari Sabang sampai Merauke dari Miamas sampai Pulau Rate, Kita disini karena GenRe, SALAM GENRE!!!”. 

{SALAM GENRE : SALAM, SALAM GENRE : GENERASI SEHAT, CERDAS, CERIA, SALAM GENRE : YANG MUDA YANG BERENCANA}

National Health Polytechnic English Debate Competition ( NHPEDC ) 2014

National Health Polytechnic English Debate Competition ( NHPEDC ) 2014 telah digelar pada tanggal   25 s/d    28 Agustus 2014 di Poltekkes Kemenkes Palu. Sulawesi Tengah, dari 34 Provinsi di Indonesia, 23 Provinsi saja yang mengikuti kegiatan tingkat Nasional Tersebut, termasuk Kalimantan Tengah.

Pada Kesempatan kali ini, Institusi Poltekkes Kemenkes Palangkaraya ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan mengirimkan, 1 team delegasi yang terdiri dari 3 orang dan 1 pembina  dan 1 pembimbing. Dalam rangka persiapan mengikuti kegiatan tingkat Nasional tersebut Tim Panitia tingkat provinsi Palangkaraya melakukan kegiatan seleksi kepada Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palangkaraya, yang meliputi kegiatan Ujian Tulis, Presentation, Wawancara.  Sehingga di dapat 1 tim yang terdiri dari 3 orang Untuk menjadi perwakilan tim berdebate dalam ajang NHPEDC 2014.

Pada, tgl. 24 Agustus 2014 Tim dari Palangkaraya berangkat dan memerlukan waktu 8 jam untuk sampai di Palu menggunakan pesawat dan transit dari Palangkaraya ke Surabaya, dari Surabaya ke Makassar selanjutnya dari Makassar ke Palu.

Dalam Kegiatan, Tim Palangkaraya mengikuti babak selama 5 kali pertadingan telah melawan (1.Yogjakarta, 2.Palu II, 3. Jambi, 4. Tanjung Karang, 5. Bengkulu), dan suatu kebanggaan Pengalaman Pertama mengikuti kegiatan ini telah mendapatkan pelajaran yang banyak bagi tim dari Palangkaraya, dan merupakan suatu kebanggaan pula melawan tim-tim yang hebat, pada kesempatan kali ini Tim debate dari Palangkaraya mendapatkan Juara 16 besar.

Berikut foto-foto giat ?

Baca lebih lanjut

Poltekkes Wakili Kal-Teng Duta Mahasiswa GenRe 2014

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Palangkaraya Provinsi Kalimantan Tengah kembali menyelenggarakan pemilihan duta mahasiswa Generasi Berencana (GenRe) Tahun 2014.

SIAP BERSAING : Para peserta Pemilihan Duta Mahasiswa Generasi Berencana siap bersaing menjadi yang terbaik. Setelah acara pembukaan mereka berfoto bersama dengan Kepala BKKBN Perwakilan Kalteng Kusnadi

SIAP BERSAING : Para peserta Pemilihan Duta Mahasiswa Generasi Berencana siap bersaing menjadi yang terbaik. Setelah acara pembukaan mereka berfoto bersama dengan Kepala BKKBN Perwakilan Kalteng Kusnadi

Pemilihan duta genre merupakan upaya untuk memberikan edukasi dan wawasan kepada generasi muda tentang kesehatan reproduksi, serta menciptakan remaja yang bebas narkoba, seks bebas dan HIV/AIDS.

Pelaksanaan seleksi yang berlangsung di AULA Kantor BKKBN, Sabtu (12/4) dan Minggu (13/4) kemarin, “Setelah menjalani tiga sesi penilaian, akan dipilih tiga peserta putra dan tiga peserta putri dengan nilai tertinggi yang diumumkan di malam final. Pada malam itu tiga pasang ini dinilai kembali untuk menentukan pemenang satu, dua dan tiga,” ujar Ketua Panitia Pemilihan Setyawati Kusuma SPsi. Juara I akan mewakili Provinsi Kalimantan Tengah pada ajang pemilihan duta mahasiswa Genre 2014 tingkat nasional pada bulan mei mendatang di Jakarta.

Helnida Zaini Kaderi (Juara I Duta Mahasiswa GenRe Kal-Teng 2014), Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palangkaraya Jurusan Kebidanan, Bri Yudistira (Juara I Duta Mahasiswa GenRe Kal-Teng 2014) Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palangkaraya Jurusan Keperawatan.

Helnida Zaini Kaderi (Juara I Duta Mahasiswa GenRe Kal-Teng 2014), Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palangkaraya Jurusan Kebidanan, Bri Yudistira (Juara I Duta Mahasiswa GenRe Kal-Teng 2014) Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palangkaraya Jurusan Keperawatan.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Kalteng selaku penyelenggarakan  pemilihan Duta Mahasiswa Generasi Berencana (Genre) menunjuk enam orang juri untuk menilai peserta. Keenam orang juri terdiri Dr Jairi MPd akademisi dari Universitas Palangka Raya sebagai koordinator juri, Drs Mirhan MPd dari PKBI KaltengN Drs Erwis Soewarsa dan  Marjono SH dari PPKS Huma Kencana, Oktarina WY Garib Duta Mahasiswa 2012, dan Ega Prayoga Duta Mahasiswa 2013.

Pemilihan Duta Mahasiswa Genre telah dilaksanakan lima kali di Kalteng. Secara umum, kegiatan ini memberi pengaruh baik terhadap pembangunan kependudukan dan KB di Kalteng. Namun secara khusus belum ada penelitian tentang hal itu.

Ditambahkan Setyawati secara khusus kegiatan ini bertujuan menambahkan citra positif program Genre melalui figur duta mahasiswa genre. Meningkatkan promosi program genre melalui jaringan komunikasi antara duta mahasiswa genre dengan mahasiswa sebaya dan komunitas kampus. Mengembangkan pusat informasi konseling mahasiswa melalui pendekatan ramah mahasiswa.

Sebanyak 10 pasang mahasiswa bersaing  untuk menjadi Duta Mahasiswa Generasi Berencana (Genre) tingkat provinsi. Selama dua hari, Sabtu (12/4) sampai Minggu (13/4) malam mereka harus mengikuti tiga sesi penilaian, pembuatan makalah dan presentasi, wawancara individual dan penyuluhan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Para peserta  berasal dari empat kabupaten dan satu kota. Kabupaten Barito Utara mengirimkan du pasang mahasiswa, Kapuas dua pasang, Kotawaringin Barat satu pasang, Kotawaringin Timur satu pasang. Sedangkan Kota Palangka Raya mengirim empat pasang mahasiswa. Satu pasang, terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan.

Sumber : http://kaltengpos.web.id/berita/detail/5971/bkkbn-pilih-duta-mahasiswa-genre.html

Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe tingkat KOTA Palangkaraya 2014

Pada tanggal, 25 Maret 2014 BPPKB (Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana) bersama BKKBN  Kota Palangka Raya  melaksaakan ajang Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe Tingkat KOTA PALANGKARAYA yang diadakan di Ruang pertemuan BPPKB Kota Palangkaraya yang diikuti oleh Duta- duta mahasiswa terpilih hasil seleksi Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe tingkat kampus sebagai peserta Duta Mahasiswa. Duta Mahasiswa GenRe  TINGKAT KOTA.

DUTA MAHASISWA GENRE WAKIL POLTEKKES KEMENKES PALANGKARAYA

Duta Mahasiswa GenRe adalah seuatu ajang penjaringan remaja (putra/putri) untuk menemukan duta remaja guna bekerjasama dengan BKKBN yang kemudian bersama-sama mempromosikan program GenRe yang mencakup PUP (Pendewasaan Usia Kawin), TRIAD KRR (NAPZA, HIV/AIDS, Seksualitas) dan PIK (Pusat Informasi dan Konseling).

Duta Mahasiswa GenRe ini  akan mewakili PIK-M Palangka Raya untuk mengikuti pemilihan Duta Mahasiswa di tingkat  PROVINSI Palangka Raya. (Se-Kalimantan Tengah). yang akan dilaksanakan pada bulan April 2014 nanti.

Pemiliha Duta Mahasiswa GenRe Tingkat Kota Palangkaraya Pemiliha Duta Mahasiswa GenRe Tingkat Kota Palangkaraya

Hasil, tahapan seleksi yang meliputi Wawancara /  Tanya Jawab berpasangan memperoleh 4 (empat) pasang Putera dan Putri untuk mengikuti Ajang Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe mewakili PIK-M Kota Palangkaraya atas Institusi yang mengelola, Duta – duta yang terpilih adalah sebagai berikut :

Juara I   : PIK-M Bakhti Husada Poltekkes Kemenkes Palangkaraya (Bri Yudistira Kep.Reg.XVI B, Nida Keb. Reg.XV A)
Juara II : PIK-M Universitas Palangkaraya
Juara III: PIK-M Universitas Muhamaddiah
Juara IV : PIK-M Sekolah Tinggi Agama Hindu Palangkaraya

Duta- duta mahasiswa terpilih hasil seleksi Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe tingkat KOTA sebagai peserta Duta Mahasiswa GenRe  TINGKAT PROVINSI (SE-KALTENG). Bulan depan.

Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe Poltekkes Kemenkes Palangkaraya Tahun 2014

Pada tanggal, 16 Maret 2014 Poltekkes Kemenkes Palangkaraya melaksaakan ajang Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe yang diadakan di Kampus Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palangkaraya yang diikuti oleh mahasiswa tingkat I dan II sebagai peserta Duta Mahasiswa. Duta Mahasiswa GenRe adalah seuatu ajang penjaringan remaja (putra/putri) untuk menemukan duta remaja guna bekerjasama dengan BKKBN yang kemudian bersama-sama mempromosikan program GenRe yang mencakup PUP (Pendewasaan Usia Kawin), TRIAD KRR (NAPZA, HIV/AIDS, Seksualitas) dan PIK (Pusat Informasi dan Konseling). Duta Mahasiswa GenRe ini nantinya akan mewakili PIK-M Bakti Husada Poltekkes Kemenkes Palangka Raya untuk mengikuti pemilihan Duta Mahasiswa di tingkat Kota Palangka Raya.

Duta Mahasiswa GenRe 2014 Poltekkes Kemenkes PalangkarayaDuta Mahasiswa GenRe 2014 Poltekkes Kemenkes Palangkaraya

Kualifikasi

  •  Berpenampilan Menarik, cerdas dan santun
  •  Life Skil
  •  Kemampuan Penyuluhan (Komunikatif dan Persuasif)
  • Kemampuan Berbahasa Asing (Bahasa Inggris)
  • Pengetahuan tentang PIK, Triad KRR yang meliputi Napza, Seksualitas dan HIV/AIDS.
  • Memahami dan mengerti tentang Program Kependudukan dan Keluarga Berencana  terutama tentang GenRe dan mekanisme pengelolaan PIK, 8 Fungsi Keluarga, life skill, Pendewasaan Usia Perkawinan.
  • Memahami dan mengerti tentang PKN (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) yaitu UUD 1945, Pancasila, Nilai-nilai Budaya Nusantara dan lagu-lagu perjuangan.
  • Pengetahuan umum Nasional dan Internasional

Syarat-syarat

  • Mahasiswa/i Poltekkes Kemenkes Palangka Raya dan nantinya jika terpilih harus mampu, mau dan mengabdi untuk PIK-M Bakti Husada Poltekkes Kemenkes Palangka Raya usia maksimal 22 tahun.
  • Maksimal semester IV
  • Mampu memberikan penyuluhan
  • Tidak sedang menjadi duta untuk program lain
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Aktif dalam berbagai kegiatan baik di dalam maupun di luar kampus

Materi yang harus dipersiapkan

  • Membuat Materi tentang Triad KRR ( Napza, HIV/AIDS dan Seksualitas), Life skill, PUP dan 8 fungsi keluarga dalam bentuk Power Point maksimal 5 slide, yang nantinya akan dipresentasikan di depan juri.
  • Tanya jawab seputar manjemen pengelolaan PIK, Triad KRR, PUP, Life Skill dan 8 Fungsi Keluarga dan pengetahuan umum

Adapun, hasil kompetisi Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe 2014 Poltekkes Kemenkes Palangkaraya :

Juara I  Putera :  Bri Yudistira (Keperawatan Reguler XVI B)
Juara I Puteri  :  Helmida (Kebidanan Reguler XV A)
Runer-Up Putera : Septian Dwi Prasetyo (Gizi Reguler XIV)
Runer-Up Puteri :  Eka Cahaya (Keperawatan Reguler XVI A)

Kedua pasang Pemenang tersebut akan kembali bertanding dalam ajang pemilihan Duta Mahasiswa GenRe di tingkat Provinsi yang akan diadakan oleh BKKBN bulan April.

berikut foto-foto Kegiatan Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe Poltekkes :

 

1th Leadership Altar Poltekkes Kemenkes Palangkaraya

PMK Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palangkaraya merupakan organisasi independent yang berkoordinasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palangkaraya dan dinaungi oleh Direktorat Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palangkaraya (Pudir III). Artinya, walaupun organisasi ini dibentuk oleh BEM Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palangkaraya, akan tetapi struktur organisasi berdiri sendiri berkoordinasi dengan BEM Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palangkaraya.

Adapun Visi dan Misi PMK Politeknik Kesehatan Kemenkes Palangkaraya adalah sebagai berikut:

VISI

Menjadikan Mahasiswa Kesehatan yang Bertumbuh Dalam Kristus, Bersekutu, Bersaksi dan Melayani

MISI

  1. Menjadi wadah mahasiswa untuk bersekutu, bersaksi dan melayani.
  2. Menumbuhkan iman di dalam Kristus dan bersedia melayani.
  3. Membina dan mengkaderkan calon tenaga Kesehatan yang berkualitas untuk masa depan.

MOTTO

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

(Matius 6:33)

 

DIBAWAH ORGANISASI PMK Terdapat Organisasi L.A (Leadearship Altar) sebagai wadah berhimpun untuk bersaksi dan melayani yang tersebar di beberapa wilayah seperti di daerah G.Obos, RT.A Milono, Cilik Riwut.

Ibadah Ulang Tahun 1th Leadership Altar Poltekkes Kemenkes Palangkaraya

JENIS JENIS PEMBERIAN POSISI TUBUH PADA PASIEN

1.     Posisi Fowler

Pengertian

Posisi fowler adalah posisi setengah duduk atau duduk, dimana bagian kepalatempat tidur lebih tinggi atau dinaikkan. Posisi ini dilakukan untuk mempertahankan kenyamanan dan memfasilitasi fungsi pernapasan pasien.

fowler

Tujuan

  1. Mengurangi komplikasi akibat immobilisasi.
  2. Meningkatkan rasa nyaman
  3. Meningkatkan dorongan pada diafragma sehingga  meningkatnya ekspansi dada dan ventilasi paru
  4. Mengurangi kemungkinan tekanan pada tubuh akibat posisi yang menetap

 Indikasi

1) Pada pasien yang mengalami gangguan pernapasan

2) Pada pasien yang mengalami imobilisasi

 Alat dan bahan :

1). Tempat tidur khusus
2). Selimut

Cara kerja :

  1. Jelaskan prosedur yang akan dilakukan.
  2. Dudukkan pasien
  3. Berikan sandaran atau bantal pada tempat tidur pasien atau aturr tempat tidur.
  4. Untuk posisi semifowler (30-45˚) dan untuk fowler (90˚).
  5. Anjurkan pasien untuk tetam berbaring setengah duduk.

 

2.     Posisi semi fowler

Pengertian

Semi fowler adalah sikap dalam posisi setengah duduk 15-60 derajat

semifowlers

Tujuan

1.      Mobilisasi

2.      Memerikan perasaan lega pada klien sesak nafas

3.      Memudahkan perawatan misalnya memberikan makan

Cara / prosedur

1.      Mengangkat kepala dari tempat tidur ke permukaan yang tepat ( 45-90 derajat)

2.      Gunakan bantal untuk menyokong lengan dan kepala klien jika tubuh bagian atas klien lumpuh

3.      Letakan bantal di bawah kepala klien sesuai dengan keinginan klien, menaikan lutut dari tempat tidur yang rendah menghindari adanya teknan di bawah jarak poplital ( di bawah lutut )

3.Posisi sim

Definisi :

Posisi sim adalah posisi miring ke kanan atau ke kiri, posisi ini dilakukan untuk memberi kenyamanan dan memberikan obat melalui anus (supositoria).

sims-position

Tujuan :

1.      Mengurangi penekanan pada tulang secrum dan trochanter mayor otot pinggang

2.      Meningkatkan drainage dari mulut pasien dan mencegah aspirasi

3.      Memasukkan obat supositoria

4.   Mencegah dekubitus

Indikasi :

  1. Untuk pasien yang akan di huknah
  2. Untuk pasien yang akan diberikan obat melalui anus

Alat dan bahan :

  1. Tempat tidur khusus
  2. Selimut

Cara kerja :

  1. Jelaskan prosedur yang akan dilakukan
  2. Pasien dalam keadaan berbaring, kemudian miringkan ke kiri dengan posisi badan setengan telungkup dan kaki kiri lurus lutut. Paha kanan ditekuk diarahkan ke dada.
  3. Tangan kiri diatas kepala atau dibelakang punggung dan tangan kanan diatas tempat tidur.
  4. Bila pasien miring ke kanan dengan posisi badan setengan telungkup dan kaki kanan lurus, lutut dan paha kiri ditekuk diarahakan ke dada.
  5. Tangan kanan diatas kepala atau dibelakang punggung dan tangan kiri diatas tempat tidur.

 4.      Posisi trendelenburg

Definisi :

Pada posisi ini pasien berbaring di tempat tidur dengan bagian kepala lebih rendah daripada bagian kaki. Posisi ini dilakukan untuk melancarkan peredaran darah ke otak.

trendelenburg

Alat dan bahan :

  1. Tempat tidur khusus
  2. Selimut

Indikasi :

    1) Pasien dengan pembedahan pada daerah perut

    2) Pasien shock

    3) Pasien hipotensi.

Alat dan bahan :

  1. Tempat tidur khusus
  2. Selimut

Cara kerja :

  1. Jelaskan prosedur yang akan dilakukan
  2. Pasien dalam keadaan berbaring, kemudian miringkan ke kiri dengan posisi badan setengan telungkup dan kaki kiri lurus lutut. Paha kanan ditekuk diarahkan ke dada.
  3. Tangan kiri diatas kepala atau dibelakang punggung dan tangan kanan diatas tempat tidur.
  4. Bila pasien miring ke kanan dengan posisi badan setengan telungkup dan kaki kanan lurus, lutut dan paha kiri ditekuk diarahakan ke dada.
  5. Tangan kanan diatas kepala atau dibelakang punggung dan tangan kiri diatas tempat tidur

 

5.       Posisi dorsal recumbent

Definisi :

Pada posisi ini pasien berbaring terlentang dengan kedua lutut flexi (ditarik atau direnggangkan) diatas tempat tidur. Posisi ini dilakukan untuk merawat dan memeriksa genetalia serta pada proses persalinan.

dorsal recumben

Tujuan :

Meningkatkan kenyamanan pasien, terutama dengan ketegangan punggung belakang.

Indikasi :

  1. Pasien yang akan melakukan perawatan dan pemeriksaan genetalia
  2. Untuk persalinan

 Alat dan bahan :

  1. Tempat tidur
  2. Selimut

 Cara kerja :

  1. Jelaskan prosedur yang akan dilakukan
  2. Pasien dalam keadaan berbaring terlentang, letakkan bantal diantara kepala dan ujung tempat tidur pasien dan berikan bantal dibawah lipatan lutut
  3. Berikan balok penopang pada bagian kaki tempat tidur atau atur tempat tidur khusus dengan meninggikan bagian kaki pasien.

6.      Posisi Litotomi

Definisi :

Posisi berbaring telentang dengan mengangkat kedua kaki dan menariknya ke atas bagian perut. Posisi ini dilakukan untuk memeriksa genitalia pada proses persalinan, dan memasang alat kontrasepsi.

lithotomy

 Indikasi :

  1. Untuk ibu hamil
  2. Untuk persalinan
  3. Untuk wanita yang ingin memasang alat kontrasepsi

Alat dan bahan :

  1. Tempat tidur khusus
  2. Selimut

Cara kerja:

  1. Pasien dalam keadaan berbaring telentang, kemudian angkat kedua paha dan tarik ke arah perut
  2. Tungkai bawah membentuk sudut 90 derajat terhadap paha
  3. Letakkan bagian lutut/kaki pada tempat tidur khusus untuk posisi lithotomic
  4. Pasang selimut

 

7.      Posisi Genu pectrocal/ Knee chest

Definisi :

Pada posisi ini pasien menungging dengan kedua kaki di tekuk dan dada menempel pada bagian alas tempat tidur. Posisi ini dilakukan untuk memeriksa daerah rektum dan sigmoid.

Tujuan :

Memudahkan pemeriksaan daerah rektum, sigmoid, dan vagina.

Indikasi :

  1. Pasien hemorrhoid
  2. Pemeriksaan dan pengobatan daerah rectum, sigmoid dan vagina.

Cara kerja :

  1. Anjurkan pasien untuk posisi menungging dengan kedua kaki ditekuk dan dada mencmpel pada kasur tempat tidur.
  2. Pasang selimut pada pasien.

  • Kategori

  • BARNNER

  • %d blogger menyukai ini: